Eksistensi PENSI di masa pandemi

Sabtu, 16 Januari 2021, Artikel

Pentas seni atau lebih akrab disebut pensi menjadi alternatif milenial muda dalam mengekspresikan diri melalui aksi panggung musik kekinian. Sebagai wadah beradu gengsi serta kreasi, pensi cepat menjamur ke berbagai penjuru sekolah. Kreativitas dan prestasi seperti berjalan beriringan dari masa ke masa membentuk sebuah ajang kompetisi dan ditutup dengan perayaan pensi yang menarik. Pensi kembali keluar sebagai acara yang paling digemari oleh pihak sekolah dan milenial muda di era digitalisasi sebagai acara tahunan paling laris. Performa pensi kembali ke jalur popularitas sampai saat ini seiring kolaborasi dengan industri yang tepat. Namun, di kala pandemi saat ini eksistensi pensi sedikit meredup yang mengharuskan kita semua tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

Sejak awal pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 10 April 2020 semua masyarakat Indonesia diharapkan untuk melakukan pembatasan kegiatan tertentu dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-I9). Upaya preventif terhadap penularan virus Corona atau COVID-19 dilakukan oleh berbagai pihak.

 

Beberapa di antaranya adalah dengan menunda acara besar seperti konser musik, premier film, hingga tur dan festival. Dampak virus corona sangatlah besar dalam segala bidang kehidupan, mulai dari ekonomi, sosial budaya, pendidikan, politik dan lain sebagainya. Misalnya adalah dalam dunia industri hiburan yaitu pensi. Dalam pensi kita bisa merasakan betapa terbantunya masyarakat dalam menikmati hiburan seperti musik, festival hingga kompetisi. Namun sejak pandemi, berapa banyak mereka yang kehilangan hiburan bahkan mata pencaharian. Beberapa pihak memilih jalan pintas di industri lain. Sedangkan penggemar pensi lebih memilih mencari aman untuk tetap di rumah saja mematuhi protokol kesehatan. Selama pandemi berapa banyak pensi yang terpaksa di tunda maupun dibatalkan diantaranya Thamrin Olympiad and Cup (SMANU M.H Thamrin), Sekoria (SMAN 78 Jakarta), Labs Project (SMA Labschool Jakarta), The Sound Project, Galabreeze, Karnaval 2.0, Overly 3.0 (SMAN 105 Jakarta), Experience (SMAN 99 Jakarta), Jonvibe Festival dan masih banyak pensi atau festival lainnya.

 

Situasi pandemi saat ini memaksa kita untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak atau biasa yang dikenal 3M. Dalam situasi ini untuk mengatasi rasa rindu kita terhadap pensi yaitu bisa dilakukan dengan menonton tayangan ulang terkait pensi ataupun mendengarkan lantunan lagu-lagu yang biasa dibawakan dalam acara pensi. Menjelang penghujung tahun 2020 penggemar pensi mendapatkan kabar gembira yaitu sudah ada beberapa event pensi yang menggelar pensinya secara online.

 

Misalnya High School Celebration (HSC) SMAN 34 Jakarta, Bazkom Carasel SMAN 68 Jakarta dan Tofest SMAN 31 Jakarta. Hal ini tentunya disambut baik terutama bagi para penggemar pensi yang pada akhirnya dapat kembali menyaksikan pensi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

Meskipun dengan atmosfer yang berbeda, setidaknya rasa kangen terhadap pensi dapat sedikit terbayarkan. Situasi saat ini yang terpenting yang dapat kita lakukan ialah tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan menguatkan sistem imun tubuh, rutin mencuci tangan, hindari keramaian, mengenakan masker dan makan-makanan bergizi. Di rumah saja bukan berarti kita tidak dapat menjadi orang produktif, tetapi di rumah saja adalah bentuk kontribusi kita dalam melawan virus corona. Upaya yang kita lakukan setidaknya dapat membuat situasi ini sedikit lebih baik. Semoga situasi dapat pulih seperti sediakala dan semua kegiatan dapat berjalan seperti waktu sebelumnya di segala aspek kehidupan. Tentunya juga dalam industri hiburan yaitu pensi ataupun festival lainnya.

 

 

STAY SAFE AND KEEP HEALTHY! #melawanpandemi #kangenpensi

 

Ditulis oleh : Andreas Yulda ( @ayudaalv_)

Photo oleh : @abidzarghfry

Nocturn

Nocturn

Salah satu owner infopensi yang punya motto : "Brutal tapi takwa"
737 kali dibaca
Bagiin ke temen

Upcoming Event

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000