“A Say of Thanks”, Merangkum Kisah Pribadi Personil Me and My Foodtruck

Sabtu, 23 Juni 2018, Info Band

Sempat merilis sebuah mini album dengan judul “What’s On The Menu?” pada 2016 lalu, Me and My Foodtruck, band asal Tangerang Selatan yang beranggotakan Ramadhan Wicaksana (Vokal & Gitar), M Ananda Alifiarry (Gitar) dan Garrin Faturrahman (Bass), siap kembali memperkenalkan karya terbarunya yang siap dirilis pada Jumat, (25/6). “A Say of Thanks”, didaulat oleh band yang berdiri pada tahun 2015 ini sebagai single terbaru mereka yang siap mengoyak-oyak perasaan para pendengarnya. 

 

Ananda menuturkan, dalam single terbaru dari bandnya tersebut secara garis besar menceritakan tentang kandasnya hubungan sepasang kekasih. Selain itu jelasnya, kisah yang terangkum dalam “A Say of Thanks” sendiri kisahnya diambil dari pengalaman pribadi dari beberapa personil band yang telah menetap di Yogyakarta dalam beberapa tahun belakangan.

 

“Dalam single terbaru dari Me and My Foodtrcuk ini, kami ingin membawa pendengar untuk masuk dalam kisah pribadi para personilnya. Karena dari cerita yang coba kami tuangkan dalam “A Say of Thanks” relatable dengan kisah yang dialami kebanyakan orang,” tutur Ananda.

 

Lanjutnya, “A Say of Thanks” bisa dibilang sebagai gebrakan terbaru dari bandnya ketika berproses kreatif. Saat itu terbesit dalam benak setiap personilnya untuk melakukan ide baru dengan melakukan hal yang belum pernah dicoba sebelumnya. Single ini membawa musik yang bisa dibilang terkesan bernuansa emo dan post-hardcore, namun kembali lagi dengan rancak gitar yang berwarna bluesy dan vocal tone sebagai benang merah yang merajut segala macam cross-genre yang melulu menjadi karakter dari Me and My Foodtruck.

 

“Single ini kami kemas dalam konsep yang menggabungkan berbagai macam genre untuk menghasilkan sesuatu yang fresh dan campuran sound yang asli. Hal baru yang berhasil ditemukan kami adalah ketika kami menyatukan genre-genre berbeda, bahkan bertolak belakang. Walau begitu, “A Say of Thanks” masih memiliki benang merah dengan mini album yang pernah kami rilis sebelumnya,” jelas Garrin.

 

Menariknya, selain menggabungkan beberapa unsur genre musik dalam “A Say of Thanks”, Me and My Foodtruck melakukan sebuah proses penggarapan karyanya ini dengan hal yang tidak biasa. Khusus single ini mereka sengaja berangkat ke Kota Kembang untuk melakukan rekaman di Mousike Studio agar mendapatkan suasana dan mood yang berbeda saat berproses kreatif.

 

Tak hanya itu, band yang kini sedang mempersiapkan album penuh ini pun mempercayakan proses mixing dan masteringnya pada seorang sound engineer asal Indonesia bernama Farhan Sarasin yang sedang melanjutkan studinya di Berklee College of Music Amreika Serikat. Dan lagu ini langsung digarap olehnya di Negeri Paman Sam.

 

“Kami ingin menyimpulkan dalam “A Say of Thanks” ini akan mempersembahkan sesuatu yang amat sangat berani dan beda dari musik yang pernah kami. Harapannya dengan single terbaru dari kami ini bisa memberi gambaran baru untuk industri musik di tanah air. Selain itu, mudah-mudahan “A Say of Thanks” bisa jadi soundtrack dari hal-hal pahit para pendengar karya kami. Saat lebaran, “A Say of Thanks” sudah bisa disimak di beberapa platform digital. Di antaranya seperti Spotify, Itunes, Deezer dan masih banyak lagi,” tambah Garrin. (*)

 

 

 

 

Me and My Foodtruck - Band Profile

 

Pada awal tahun 2015, sekumpulan anak yang berbasis Tangerang Selatan ini, yang sekarang berdomisili di Yogyakarta, beranggotakan Rama (vokal dan gitar), Nanda (Gitar), dan Garrin (bass), dengan tidak ada yang lebih baik untuk dilakukan dan satu hal dalam pikiran bersama: membuat musik. Berawalan dengan modal bermain dari mulai jamming di studio, lalu bermain di beberapa pentas seni di beberapa sekolah, sampai kami berpikir untuk membulatkan niat ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

 

Me and My Foodtruck pun telah merilis mini album pertama mereka di tahun 2016, bernama “What’s on the Menu? - EP”, berisi empat lagu: Atlas(T), Tak Harus Memiliki, Disastria, dan End in Vain.

 

Perbedaan warna lagu yang terdapat di Me and My Foodtruck, menjadikan band kami itu selayaknya konsumsi yang bervariatif untuk disantap para pendengar. Rama sebagai vokalis menuturkan "Musik sangat mirip dengan makanan, datang dalam selera dan warna yang berbeda." Dan melihat bagaimana kami memainkan berbagai genre, kami sebut diri kami sebagai: Me and My Foodtruck.

 

Email             : me_myfoodtruck@yahoo.co.id & meandmyfoodtruck@gmail.com

 

Instagram     : me_myfoodtruck

 

Twitter           : @me_myfoodtruck

 

Soundcloud   : Me and My Foodtruck

 

YouTube        : Me and My Foodtruck -  M2FT

 

Contact person: 085697822716 (Alif)

Nocturn

Nocturn

Salah satu owner infopensi yang punya motto : "Brutal tapi takwa"
89 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

Merchandise Naif
Merchandise Naif
IDR 160.000
IDR 135.000