Akhirnya Album Terbaru Lightcraft, Us is All, Rilis Di Semua Platform Digital

Rabu, 27 Februari 2019, Info Band

Sejak kembalinya mereka untuk mengukir karir di kampung halaman Jakarta pada 2012, Lightcraft terus menerus berusaha keras untuk mengukuhkan diri sebagai satu kekuatan musik yang patut diperhitungkan. Setelah terakhir kalinya menelurkan album penuh lima tahun yang lalu, kuartet anthemic indie-rock ini akhirnya menghadirkan karya dengan merilis penerus dari album mereka terdahulu Colours Of Joy yaitu Us Is All di 2019 ini.

 

Pada awalnya album ini dirilis secara eksklusif di platform Apple Music pada 15 Februari kemarin dan mendapatkan sambutan positif baik di dalam maupun luar negeri sejak saat itu. Album Us is All rilis pada Apple Music region Indonesia, Jepang, China, Hong Kong, Taiwan, Amerika Serikat, Thailand, Singapura dan Filipina.

 

Menariknya, single teranyar Into The Wild (feat Ryan Sloan) dan single yang akan datang Bones juga berhasil menembus beberapa playlist Apple Music di Amerika Serikat, China, Taiwan, Jepang, Filipina, dan Thailand, termasuk di Untitled, Best Of The Week, Breaking Alternative, Hot Tracks. Into The Wild (feat Ryan Sloan) menjadi satu-satunya single dari artis Indonesia yang mampu masuk ke peringkat 96 dalam playlist Top 100: China – daftar peringkat lagu yang paling sering diputar di China – dan juga dalam playlist musik indie terkemuka Apple Music dari Amerika Serikat yaitu Untitled. Mulai Jumat (22/2) lalu, Us Is All sudah tersedia di semua platform musik digital.

 

“Sambutan yang didapatkan sejak album ini dilepas di Apple Music minggu kemarin sangat luar biasa. Kami sedang melakukan tur di Jepang tepat saat album ini dirilis, jadi kami pun agak lebih sibuk untuk tampil di beberapa panggung secara berurutan sekaligus melakukan promosi untuk album Us Is All ini. Tapi bagaimanapun juga, ini menjadi sebuah momen yang istimewa dan kami pun sangat senang. Sekarang album ini bakal tersedia secara digital di semua tempat, kami berharap akan semakin banyak orang yang bisa menikmati karya kami di album ini,” ujar gitaris Fari dalam rilisan pers yang kami terima.

 

Into The Wild telah menjadi lagu yang paling banyak didengar dari album ini di Apple Music. Sebagai sebuah lagu anthem untuk menginspirasi banyak orang agar berani mengambil resiko dan siap untuk menghadapi tantangan baru demi menempa masa depan mereka serta mengejar mimpi dan cita-cita, lagu ini sebenarnya sudah ditulis Imam sejak dua tahun lalu, dan band ini pun telah sering memainkannya beberapa kali. Akan tetapi, mereka merasa masih ada racikan yang kurang dalam lagu tersebut.

 

“Tidak lama setelah lagu ini siap, kami tidak tahan untuk segera mencoba memainkannya secara live. Dan kami pun melakukannya. Setelah beberapa lama, kami terus berupaya melakukan tambal sulam untuk menyempurnakan lagu ini. Tetap saja kami merasa ada sesuatu yang kurang. Kami pun berbicara dengan kawan lama kami Ryan Sloan [dari band Wyland] untuk menanyakan apakah dia tertarik untuk terlibat di lagu ini. Ternyata dia sangat siap untuk tantangan ini, kami pun mengirimkan lagu ini. Beberapa minggu kemudian dia mengirimkan e-mail berisikan track vokal dia, yang berisikan beberapa potong lirik yang dia tulis sendiri, kami kaget bukan kepalang. Kami pada awalnya sedikit tertawa mendengarkan beberapa bait dari dia karena menyerupai bait dari lagu soundtrack ‘Frozen’!” jelas sang vokalis Imam.

 

Dibuka dengan kombinasi dari ketukan yang lurus dan petikan gitar yang menarik, lagu ini berubah wujud menjadi megah dan sinematik saat lengkingan “ooh” yang manis dari Ryan Sloan masuk. Sementara itu gitaris Fari melukiskan sebuah latar yang cantik dengan riff penuh delay. Di penghujung lagu, vokal Imam dan Ryan saling bersahutan, selaras dengan semakin berkembangnya lagu ini secara keseluruhan menjadi lebih meriah.

 

Us Is All menjadi penanda sebuah babak baru dalam cerita perjalanan lightcraft; sebuah permulaan baru yang mereka harap menjadi sebuah awal istimewa baik untuk band maupun para pendengar.

 

“Kami sangat bangga dengan album ini. Bersama dengan para kolaborator, kami memiliki sebuah konsep dan tampilan baru yang kami percaya akan menambah palet warna untuk lightcraft sebagai sebuah band juga. Kami amat bahagia pada akhirnya dapat memperdengarkan karya baru kami ke semua orang,” tutup drummer Yopi.

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
186 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000