Akhirnya SoftAnimal, Proyek Solo Bayu Elephant Kind, Rilis EP Perdana!

Jum'at, 13 April 2018, Info Band

Bayu Adisapoetra terus bergema lewat proyek musiknya di luar Elephant Kind, yaitu SoftAnimal. Intens mengenalkan tiga single yaitu New Blood, Black & White, dan Rolling Door serta sebuah pertunjukan musik bersama Bam Mastro dan Elephant Kind, proyek solo-nya ini akhirnya resmi merilis EP perdana, Nanook.

 

Buat kamu yang belum tahu, SoftAnimal merupakan proyek yang sangat personal yang pernah dibuat di mana Bayu Adisapoetra membuat semua kebutuhan yang terdapat di dalam SoftAnimal. Selain membuat dan menyusun lirik demi lirik, ide serta konsep dari SoftAnimal turut dipersembahkan oleh Bayu sendiri. Bekal pengalaman musik sejak belia dan juga berjalan bersama Elephant Kind membuat dampak positif bagi drummer ini untuk lebih terbuka dalam bermusik. Nggak cuma memainkan instrumen, tapi juga bagaimana membentuk musik dari ide mentah semata, mengembangkannya sampai menjadi sebuah karya yang ingin dicapai dari pesan yang ingin disampaikan.

 

Dalam eksekusinya Bayu nggak sendiri, ia dibantu oleh musisi Lafa Pratomo atau yang dikenal sebagai Lafa Green sebagai produser EP Nanook ini. Memiliki pengaruh dan latar belakang berbeda bukan menjadi kendala buat keduanya untuk bekerja sama, justru menjadi tantangan bagaimana caranya untuk menghasilkan sebuah hasil rekaman yang diinginkan tapi tetap memiliki karakter yang dapat menjadi cerminan seorang Bayu dalam proyek solo ini.

 

Bagi saya pribadi, SoftAnimal seperti mesin waktu yang membawa kembali ke zaman grunge di tengah masa jayanya. Masa di mana memberontak itu adalah sebuah mandatori alamiah dan ditunjukkan lewat pukulan drum yang teramat kencang, cabikan bass yang menjebol amplifier, serta gain penuh di pedal metalzone gitar, dan tentu aja vokal yang slengean dan penuh raungan yang entah apa makna dan substansinya. Proyek ini nggak serta merta berkepribadian demikian, yang ini jauh lebih beradab, bijak, tapi tetap ugal-ugalan. Semangat itu yang saya coba jaga agar Bayu nggak keluar dalam lajurnya,” ujar Lafa Pratomo sang produser.

 

“Sebenarnya ide untuk membuat SoftAnimal udah ada di dalam rencana 4-5 tahun lalu tapi waktu itu belum cukup ilmu untuk mengaplikasikan apa yang dimau. Sejak bermain bersama Elephant Kind, saya belajar banyak banget bagaimana bikin sebuah karya. Bagaimana meramu ide hingga menjadikan sebuah karya yang matang dan bagusLafa tidak hanya membantu untuk membuat saya on track, tapi juga bisa meyakinkan kalau proyek ini bukan cuma ide, tapi bisa dihadirkan sesuai dengan yang saya inginkan,” timpal Bayu. 

 

EP Nanook sudah bisa dinikmati di beragam gerai layanan musik streaming mulai 13 April ini dan bersamaan dengan itu SoftAnimal resmi berjalan menjadi salah satu kendaraan musik dari Bayu Adisapoetra yang akan didukung oleh beberapa musisi lainnya dalam format live sebagai pilihan baru bagi penikmat musik rock di mana pun mereka berada.

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
127 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

Merchandise Naif
Merchandise Naif
IDR 160.000
IDR 135.000