Barasuara - Pikiran dan Perjalanan : Eksplorasinya Apik

Minggu, 10 Maret 2019, Review

Pertama kali saya mendengarkan dan menyaksikan Barasuara itu waktu SMA Pangudi Luhur Jakarta menggelar PL Fair di tahun 2014, di Parkir Timur Senayan, Jakarta tepatnya. Kala itu saya sempat menonton dan mendengarkan musik mereka, kali pertama juga menonton Iga Massardi selepas cabut dari Trees & Wild. Api & Lentera dan Nyala Suara jadi dua lagu jagoan mereka kala itu, tapi albumnya baru lahir satu tahun setelah saya menyaksikan mereka langsung, akhir Oktober 2015.

 

Selama kurang lebih dua-tiga tahun, sepengetahuan saya Samara lah yang bisa dibilang jadi lagu baru yang dirilis dalam waktu tersebut oleh supergroup atau band yang beranggotakan Iga (vokal/gitar), TJ (gitar), Gerald Situmorang (bass), Puti Chitara (vokal), Asteriska (vokal), dan Marco Steffiano (drum). Namun, belakangan lagu-lagu baru lain dibawakan di sejumlah gigs, sampai akhirnya secara resmi pada September 2018 lalu Guna Manusia dirilis. Tanda lahirnya album kedua Barasuara pun ditunggu-tunggu, sampai akhirnya Jum'at (8/3) album berjudul Pikiran dan Perjalanan resmi lahir.

 

Eskplorasi. Ya, Iga dan kawan-kawan mengeksplorasi musik mereka lebih jauh lagi di dalam album kedua mereka yang berjarak 4 tahun dari album pertama mereka, Taifun. Untuk digitalnya ada 9 lagu yang terdaftar, berikut daftarnya :

 

  1. Seribu Racun
  2. Pikiran dan Perjalanan
  3. Guna Manusia
  4. Pancarona
  5. Tentukan Arah
  6. Masa Mesias Mesias
  7. Haluan
  8. Samara
  9. Tirai Cahaya

 

Musik mereka lebih kaya di album ini, seperti melodi gitar yang lebih banyak terdengar, keyboard, perkusi, serta terompet yang bikin sejumlah lagu mereka lebih ramai, lebih segar, dan buat saya sih lebih enak dinikmati. Hampir semua lagu jadi lebih nge-beat bila dibandingkan Taifun. Jadi terbayang aksi mereka di atas panggung jadi lebih atraktif.

 

Mungkin buat anak-anak sekolah lirik-lirik di album mereka kali ini sedikit lebih berat untuk dipahami, tapi bisa lah dimengerti pelan-pelan. Secara musik sih juga buat saya Barasuara mampu mendapatkan pendengar musik yang baru atau yang lebih muda lewat lagu-lagu andalan mereka, seperti Guna Manusia yang menurut saya jadi salah satu lagu yang paling easy listening ketimbang 8 lagu lainnya.

 

Di album ini favorit saya sih Pikiran dan Perjalanan, Guna Manusia, dan Tirai Cahaya. Judul terakhir menarik, karena buat saya sih bikin hati dan pikiran adem lewat musiknya. Permainan gitar dari TJ dan Iga menurut saya bikin saya seperti lagi melakukan perjalanan jauh aja.

 

Pikiran dan Perjalanan bisa dibilang paling enak dinikmati kalau kamu lagi dalam perjalanan, misal dari rumah ke sekolah atau kampus, atau perjalanan panjang, bisa juga kalau kamu lagi pengen menikmati me time di sebuah rooftop atau lagi selow di atas bukit. Karena itu lah yang saya rasakan ketika mendengarkan 9 lagu mereka. Tapi ya jelas kalau mau mendapatkan feel yang lebih enak dalam mendengarkan lagu-lagu mereka ya harus menonton mereka saat manggung.

 

Kalau kamu udah dengerin album Pikiran dan Perjalanan-nya Barasuara, boleh banget berbagi pendapat lho di kolom komentar website dan Instagram InfoPensi.

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
325 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000