Begini Cara Falcon Jadi Captain America yang Baru

Senin, 01 Juli 2019, Artikel

Perjalanan akhir dari seorang Chris Evans sebagai Steve Rogers yang merupakan super soldier dengan alias Captain America dipastikan berakhir lewat aksinya dalam film Marvel yang menduduki puncak teratas setiap minggunya, Avengers Endgame. Perjalanan manis dan pahit yang ia alami sebagai seorang prajurit Amerika dengan membeku selama kurang lebih 70 tahun harus diakhiri dengan perasaan yang membuat para penggemar dan penonton lainnya bercampur aduk.

 

Pasalnya, persahabatan yang dijalin oleh Steve dan Tony Stark harus berakhir begitupun kemungkinan besar persahabatan antara Steve dan Bucky harus terhenti oleh usia dari sang kapten ini. Sesuatu yang unik dan menarik bahkan menjadi pertimbangan para fans seluruh dunia terkait siapa yang pantas menyandang gelar selanjutnya dengan titel Captain America.

 

Banyak yang memilih Sam Wilson (Falcon), Bucky Barnes (Winter Soldier), bahkan nama seorang Sharon Carter (Agent 13) menjadi opsi bagi para penggemar. Hingga pada akhirnya, nama Sam Wilson sendiri yang dipilih oleh seorang Steve Rogers yang dinilai pantas melanjutkan lingkaran tameng yang selama ini melekat di tangan Steve Rogers, bukan Bucky atau Sharon. Namun yang unik, rute Sam menjadi seorang Captain America ini nggak sama dengan versi komik.

 

Dalam filmnya memang Steve pergi menjelajahi waktu kembali menggunakan Quantum Realm demi mengembalikan Infinity Stones ke tempat asalnya masing-masing. Waktu yang ia butuhkan tidak ada batasnya, sedangkan waktu yang dibutuhkan pada saat sebelum ia menjelajahi waktu hanya 5 detik. Steve saat itu tidak memilih kembali ke masa depan dan memilih menghabiskan waktu hingga saat di mana ia menjelajahi waktu dan kembali dalam usia aslinya.

 

Namun dikutip dari Bustledalam komik Steve harus kehilangan super-serum yang sudah melekat dalam dirinya dan menjadi ukuran normal, tidak menjadi seorang super soldier dengan usia aslinya yang berusia 90 tahun. Pada saat itu Steve tidak bisa kembali bertarung dan secara sukarela ia menunjuk seorang Sam Wilson sebagai penerus sinar obor yang selama ini melekat dalam diri Steve agar apinya tidak meredup dan terus terang benderang.

 

Sam Wilson sendiri pertama kali muncul pada komik yang terbit tahun 1969 dengan titel Captain America dalam issue #117 sebagai Falcon. Lima tahun lalu, pihak Marvel mewawancarai penulis dari Captain America yaitu Rick Remender, di mana ia mengatakan sangat menyukai menulis cerita tentang Sam sebagai Captain America yang baru. Salah satu yang ia sukai adalah Sam yang mempunyai kepribadian yang bertolak belakang dengan Steve yang berwatak perfect.

 

Memang, selain Sam Wilson yang beralih menjadi sang kapten, nama Bucky Barnes pun pernah bersandang dengan alias peninggalan Steve, bahkan mempunyai judul komik sendiri. Selain itu masih banyak lagi yang pernah menggunakan alias tersebut selain Sam dan Bucky.

 

Artikel lengkapnya bisa kamu baca di JoyPixel.id ya guys!

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
53 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000