Berlin Rusuh, Aksi Demonstrasi Menentang Pembatasan Sosial

Selasa, 04 Agustus 2020, Spot Update

Sebuah aksi demonstrasi dilakukan oleh sebagian warga di Jerman, tepatnya di Kota Berlin, yang menganggap pandemi sebagai konspirasi menentang pembatasan sosial yang dibuat pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19.

Setidaknya ada 20.000 orang yang ikut dalam aksi demonstrasi tersebut. Dalam aksinya, para demonstran menyuarakan protokol yang dibuat pemerintah dianggap melanggar hak dan kebebasan warga. Pihak demonstran telah menyatakannya sebagai "hari kebebasan" dari berbulan-bulan pembatasan coronavirus.

Sementara menurut wartawan BBC, Damien McGuinness mengatakan beberapa partisipan berasal dari sayap kanan dan sebagian lagi adalah ahli teori konspirasi yang tidak percaya bahwa Covid-19 ada, tetapi yang lain adalah orang awam yang hanya menolak pendekatan pemerintah terhadap pandemi.

Yang menjadi perhatian, mayoritas demonstran tak menggunakan masker dan tidak melakukan jarak sosial 1,5 meter. Polisi membubarkan protes yang berkumpul di gerbang Brandenburg yang menjadi salah satu titik berkumpulnya massa dengan mengatakan bahwa penyelenggara tidak menghormati peraturan kebersihan coronavirus.

Sekitar 45 petugas polisi terluka dalam demonstrasi yang berlangsung di Berlin akibat pecahan kaca.

“Tiga petugas dilarikan di rumah sakit," kata polisi setempat dikutip dari AFP, Minggu (2/8/2020).

Sebanyak 133 orang telah ditangkap selama protes berlangsung. Mereka ditangkap karena sejumlah hal mulai melawan polisi, melanggar demonstrasi damai dan penggunaan simbol-simbol inkonstitusional.

Menteri Kesehatan Jens Spahn turut merespon demonstran karena gagal mematuhi peraturan, termasuk persyaratan jarak sosial 1,5 m (5 kaki).

"Ya, demonstrasi harus diizinkan bahkan di tengah pandemi. Tapi tidak seperti ini," tulisnya di Twitter.

Sejauh ini menurut data dari Worldometers, Jerman mencatat 211.463 orang telah terinfeksi Covid-19. 9.226 orang meninggal dan 193.600 sembuh.

Ini bisa menjadi pelajaran penting bagi Indonesia, jangan sampai kejadian seperti ini terjadi di Indonesia!

Fahri Ramadhan

Fahri Ramadhan

Anak baru dengan jiwa lama.
53 kali dibaca
Bagiin ke temen

Upcoming Event

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000