Cravier 2017, kita mulai darimana?

Minggu, 03 September 2017, Review

Kita mulai dari mana?

Ini adalah Cravier ke-4 kami, kami mungkin salah satu yang mengikuti sejarah pensi yang dibesut oleh teman-teman Labschool Cibubur ini, dari venue di Hall A Senayan sampai ke Britama Sport Arena semalam. Dan kami selalu senang dengan sambutan mereka, baik dari panitia maupun dewan guru dan orang tua murid. Terima kasih teman-teman Labschool Cibubur. Cravier kali ini sangat berkesan karena diselenggarakan diwaktu yang tepat; long weekend, ditambah dengan berbagai macam genre yang diwakili oleh lineup dari pop sampai hardcore ada disana, yang membuat kami senang adalah adanya legenda pop tanah air yang sudah jarang sekali beberapa tahun ini berada di pensi ibu kota.

Dengan tiket yang hanya 45.000 rupiah boleh saja menjadi rebutan ribuan orang hari kemarin, tapi rasanya 45.000 itu tidak ada artinya dengan perjuangan panitia yang sudah dikerjakan selama 1 tahun masa abdi mereka di sekolah, dari menggalang dana, mencari sponsor, memilih artis yang kita semua suka, dan masih banyak lagi yang mungkin hilaf dihargai oleh netizen-netizen bodong. Apapun yang terjadi semalam adalah pembelajaran, dan mereka masih anak berseragam putih abu-abu, kalau kalian melempar kritik destruktif terus, mereka akan bermasalah dengan pihak terkait, kalo bermasalah nanti mereka tidak diberi izin, berarti tidak ada pensi dan kalau tidak ada pensi kesempatan kalian melihat band kesayangan kalian akan berkurang, as simple as that.

Dibuka oleh My Lou dan Ariel Nayaka, dengan nuansa shoegaze dan hip hop mereka berhasil menarik mata penonton yang memang sudah ramai dari pintu dibuka ini. Setelah mereka, giliran lokomotif bersama gerbong Hardcore & Heavy Metal, siapa lagi kalo bukan Sweet As Revenge dan Seringai, dua band cadas yang sudah tidak muda lagi ini sukses membuat pit semakin panas dengan circle pit, wall of death dan teriakan yang tidak henti-hentinya. Sebelum ba’da Maghrib hadir dengan cara mereka yang selalu bersenang-senang; Sisitipsi, membawa sisi daripada kesenangan adalah keahlian mereka. Rocca, Dery dan Akbarry didaulat menjadi trisula pembawa acara, dengan jokes mereka dan kepiawaian mereka membawakan acara tidak salahlah Cravier memilih mereka. Malam dibuka oleh Barasuara, yang yahhh gitu-gitu saja penampilannya, mungkin karena mereka bermain di utara ya. North is coming, Highmoon dan Monkeyboots bermain dalam satu panggung, Cipinang melebur bersama Johar Baru didalam harmoni rocksteady dan ska semalam, kalian sebagai anak remaja pecinta ska harus berterima kasih kepada Cravier, tidak banyak band ska tanah air yang bisa berkolaborasi hari ini, dan itu ada di kedua mata kalian semalam.

Baiklah, Britama Arena sudah terisi penuh semalam, padahal Payung Teduh baru saja sedang mengatur alat mereka di atas panggung, malam itu saya rela duduk di dekat FOH hanya untuk bisa mendengar mereka bersama Akad di atas panggung didukung oleh vendor sound kesayangan kita semua; Harper Pro, well amazing scene, enak banget, ini bukan Payung Teduh biasanya, beat lebih cepat, nuansa yang sudah tidak gelap dan temaram, well done. Teddy Adhitya adalah perantaranya, dia menjadi jembatan wonderland yang menjadi penghubung dengan Sheila On 7, dengan lagu-lagu hitsnya Teddy sukses membawa crowd yang nampaknya sudah lelah sehabis merenda kasih bersama Payung Teduh. Tidak ada penutup terbaik sebaik Sheila On 7, bukan hanya baik tapi luar biasa. 1 Jam tidak henti-henti berteriak bersama Om Duta, melupakan sejanak masalah cicilan motor yang sudah telat 2 bulan atau menepiskan gaji yang tidak naik-naik padahal kerja semakin banyak, yah selama 1 jam kemarin kita semua lupa semua masalah.

Sekali lagi terima kasih kepada semua panitia, Dylan, Daffa, Malik, Iqbal untuk seksi ngobrol-ngobrolnya dan teman-teman Cravier 2017 yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, dewan guru dan orang tua murid, terima kasih atas kepercayannya kepada kami. Sampai jumpa tahun depan!

 

Jakarta, 3 September 2017

Ditulis oleh Ilham Harahap

 

 

Kemeriahan Cravier 2017 Semalam

Diabadikan oleh Moment on stage

 

 

 

Barasuara tampil di cravier 2107

Barasuara membuat suasana semakin membara

 

Jagoan Hardcore ibu kota, Sweet as Revenge

 

Fashion Show persembahan dari teman-teman Cravier 2017

 

Highmoon X Monkeyboots di Cravier Semalam

 

 

Penampilan Legenda Pop Indonesia, Sheila On 7 sukses menutup Cravier 2017 semalam

 

Bersama Dylan, ketua Cravier 2017. sukses acaranya!

 

Coutinho

Coutinho

Pemain Liverpool yang berbahagia di akhir pekan
1013 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

T-Shirt Murder Miles Throat
T-Shirt Murder Miles Throat
IDR 160.000
IDR 135.000