Curhatan Rachun dalam EP Anyar Mereka, Yaudah

Minggu, 10 Februari 2019, Info Band

Yaudah adalah salah satu respons paling spontan yang muncul saat kita mengeluhkan hidup. Mulai dari kerjaan yang nggak selesai-selesai, patah hati, idealisme yang pupus, bahkan sampai rencana-rencana yang berujung wacana. Maka nggak ada jawaban yang tepat selain bersahabat dengan problema sambil beriman bahwa waktu akan segera memberikan tepi yang indah, pantai untuk rebah.

 

Kita kerap berserah, memanjatkan harapan, bersiap untuk kecewa kembali, lalu mengeluh kembali. Semuanya berpusar di situ-situ saja. Yaudah. Mau gimana lagi?

 

Begitulah yang ingin dicurhatkan Rachun. Contohnya, waktu Firas (bassis) harus menjalani operasi usus buntu di tengah-tengah deadline untuk mastering EP Yaudah. Mau gimana lagi? Rachun mengontak Dimas, punggawa studio musik ALS di bilangan Rempoa, Tangerang Selatan. Uang yang didapat dari penjualan kaus–diambil dari artwork single mereka, Januari—dialokasikan untuk melahirkan EP ini. Memang, tanpa orang-orang yang selalu mendukung karya Rachun, Yaudah nggak akan maksimal pengerjaannya. Benar adanya, selalu ada jalan di balik kata “ya udah.”

 

Yaudah dikerjakan bersama Audi, gitaris dari grup musik rebel-rock-proletar yang bernama 1/4. Band yang tengah mengerjakan album perdananya ini, telah beberapa kali membantu Rachun, seperti pengerjaan EP Pra-Karya yang dibantu oleh Riga (basis) dan Bismo (vokalis) serta video klip Kan Biasa yang disutradarai oleh Levi 'Minem' (drummer). Pun, video klip Januari diperankan oleh Bismo. Selain satu tongkrongan dari lama, Audi memang punya kapabilitas untuk menerjemahkan lima lagu Rachun pada rilisan ini.

 

Merilis empat EP bukanlah pencapaian yang gemilang kalau dilihat dari kaca mata mereka yang selalu mendewa-dewakan album. Padahal, kini semuanya bisa dengan mudah menjadi musisi. Makanya nggak ada yang spesial dari album perdana kecuali perihal momentum. Tegas, Rachun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menyongsong, “Kok EP mulu?” melalui Yaudah, yang dirilis secara ekslusif 1 Februari kemarin.

 

Pendengar Rachun yang telah membeli kaus Januari mendapatkan kesempatan lebih awal untuk mendengar penuh EP ini melalui kode download yang dikirim secara personal. Pada tanggal yang sama pula, Rachun merilis single kedua dari Yaudah, berjudul Dalam Aksara yang video klipnya disutradarai oleh Talitha (drumer grup musik Zirah).

 

 

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
219 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000