Deduktif. Debut Album dari Hellfreezed

Senin, 15 Juni 2020, Info Band

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Deduktif / de.duk.tif diartikan sebagai: bersifat deduksi. Yang mana ’deduktif’ sendiri ialah sebuah kata sifat yang menjelaskan tentang proses terbentuknya sebuah penalaran. Pemilihan Deduktif sebagai tajuk album dicetuskan oleh Dhanu (Vokalis) dan kemudian disepakati oleh Yan (Gitaris), Agra (Bassist), Yudis (Gitaris) dan Rifki (Drummer) selaku personel dari Hellfreezed.

Penggunaan diksi ‘Deduktif’ sebagai tajuk album pertama kami ini bukanlah sebuah kebetulan, ada dua alasan yang mendasari hal tersebut. Alasan pertama ialah Dhanu merasa bahwa enam lirik buatannya, beserta dua lirik buatan Agra memiliki keselarasan dalam proses penulisannya, yakni sama – sama merefleksikan pandangan mereka terhadap suatu isu dengan ego mereka sebagai seorang penulis lirik, sehingga mereka berdua menyimpulkannya dalam bentuk delapan lirik lagu yang terdapat di debut album kami. Di lain sisi ‘Deduktif’ sendiri bukan melulu tentang lirik lagu yang penuh dengan kesimpulan – kesimpulan atas sebuah isu, tetapi ‘Deduktif’ juga menjadi representasi dari karakter bermusik, proses produksi, dan serta beragam proses lain yang membawa kami sampai pada tahap ini, hal ini juga yang kemudian menjadi alasan kedua mengapa memilih ‘Deduktif’ sebagai tajuk album perdana kami.

Proses rekaman album ‘Deduktif’ ini dimulai pada bulan Oktober 2017 di salah satu studio yang terletak di Tebet, namun dalam periode rekaman pertama kami ini, kami mendapatkan beberapa rintangan dan akhirnya memutuskan untuk melanjutkan proses rekaman pada bulan Mei 2019 yang berlokasi di Hj. Jian Studio yang terletak di Cipete. Semua proses mixing dan mastering album perdana kami ini dikerjakan oleh Dio Nugroho selaku owner dari Hj. Jian Studio yang akhirnya seluruh proses pembuatan debut album kami rampung pada bulan Maret 2020. Untuk perilisannya sendiri album perdana kami akan rilis di tanggal 6 Juni 2020 via Digital Platform.

“Insyaallah jika tidak ada halangan kami rilis setelah lebaran pada tanggal 6 Juni 2020 via digital platform sekaligus merayakan hari jadi band ini. Untuk rilisan fisik menyusul kalau situasi sudah bener - benar kondusif, karena kami harus quality control produknya di vendor juga kan, dan lagi sekarang harus mengikuti protokol PSBB” ucap Yan Akbar.

“Kalau untuk launching party kami belum ada planning karena masih dalam situasi pandemic, jadi kami masih fokus untuk mengelola konten digital agar terus produktif” lanjut Yan Akbar.

 

Sebelum merilis album pertama, Hellfreezed telah memiliki beberapa single, seperti Parade Malapetaka yang tersedia di platform digital sejak tahun 2017, dan di tahun 2018 Hellfreezed merilis music video Citra Bertaring di official youtube channel Hellfreezed.

Coutinho

Coutinho

Pemain Liverpool yang berbahagia di akhir pekan
127 kali dibaca
Bagiin ke temen

Upcoming Event

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000