EXTENDED PLAY PERDANA SAXX IN THE CITY “KURUN WAKTU” TEMAN HIRUK-PIKUK IBU KOTA

Selasa, 03 November 2020, Info Band

Selaras warna-warni di tengah wadah hitam-putih, Saxx In The City akan merilis sebuah album perdananya yang berjudul “Kurun Waktu”.

 

Jakarta, 22 September 2020 - Beralaskan alunan saxophone, senandung instrumen musik aerophone yang indah nan merdu siap mengantarkan hati pada nuansa rona merah kebahagiaan dan warna benderang untuk teman aktifitas padatnya kehidupan Ibu Kota. Saxx In The City akan merilis sebuah album perdananya yang berjudul “Kurun Waktu”. Berisikan tiga buah lagu: “Stay” , “Midnight” , & “Anthem”. Mini album ini akan rilis pada 30 Oktober 2020 mendatang di seluruh digital musik platform yang tersedia ( Spotify , Joox , Deezer , iTunes ).

Setiap lagu di dalam mini album/extended play ini mencerminkan kepadatan rutinitas di dalam sebuah perkotaan yang terjadi dalam satu kurun waktu, Saxx In The City yang beranggotakan Nicky Manuputty, Tommy Pratomo, dan Damez Nababan akan menyuguhkan lantunan merdu melalui instrumental saxophone menjadi highlight untuk menemani daily routine phase. Singkap takdir, membakar semangat awal hari dengan “Stay”, kemudian warnai malam hari seraya menghangatkan diri dengan melepas seluruh lelah setelah rutinitas seharian bersama “Midnight ”, dan akhiri hari dengan “Anthem” silih menuju pagi.

Di bawah naungan Musik Bagus Indonesia dan management Bumi Entertainment, Saxx In The City hadir membawa nuansa kehangatan dalam kebersamaan dan keceriaan.

Ketiga lagu yang berada dalam album “Kurun Waktu” ini merupakan kelanjutan dari “In The Night feat. Teza Mahendra” , “Fonk In The City” , dan “Feel Free” yang rilis beberapa waktu lalu. Perjalanan Saxx In The City yang sudah terbentuk sejak 2016 lalu membuktikan kepada masyarakat bahwa saxophone bisa menjadi lead performance, tidak hanya menjadi pengiring vokal saja.

“Sebenarnya untuk saxophone itu sendiri kalau mengikuti sejarahnya memang dia menjadi lead performance. Jadi, barangkali ini hanya masalah kebiasaan di Indonesia saja yang menganggap saxophone merupakan alat musik pengiring.” – Tommy Pratomo

Tidak hanya itu, kehadiran mereka juga mematahkan asumsi masyarakat bahwasanya lantunan merdu yang dihasilkan dari saxophone ini dapat disandingkan pada semua genre musik, tidak hanya jazz saja. Datang dengan berani membawa komposisi pop, dance, R&B, Soul dan jazz yang berpadu-padan dengan suara khas saxophone senantiasa membawa energi dan nuansa yang membahagiakan. 

Album “Kurun Waktu” : Cairkan suasana hati, penuhi rona kebahagiaan dalam padatnya rutinitas kehidupan Ibu Kota.

 

Coutinho

Coutinho

Pemain Liverpool yang berbahagia di akhir pekan
79 kali dibaca
Bagiin ke temen

Upcoming Event

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000