Fans Marvel Cinematic Universe Baca Komik Marvel Biar Nggak Karbitan

Minggu, 17 Juni 2018, Artikel

Beberapa waktu lalu saya sempat berdebat singkat dengan salah satu teman yang emang doyan banget nonton film. Termasuk mengikuti Marvel Cinematic Universe yang tayang di layar lebar dan juga layar kaca via streaming film di Netflix. Meski demikian, teman saya ini yang juga sering mereview film di JoyPixel bisa dibilang hanya fans Marvel Cinematic Universe.

 

Ketika itu dia mengklaim film Avengers Infinity War terkesan kurang greget bagian perangnya dan bingung sekaligus kesal dengan perkembangan karakter anggota Avengers. Saya pun menimpali sedikit dengan beberapa referensi komik yang saya pelajari, tapi hasilnya dia bilang begini "I don't give a f**k about comic because its never relatable. Saya hanya orang awam yang pengen nonton film ini karena ikut ngerasain penderitaan dari Iron Man pertama sampai Wakanda, karena They're always funNever relate comic to movie. Different treatment."

 

Well it's okay if you don't want read a whole Marvel Comics, but I think you should still read it. Karena kalau kamu baca komiknya, tentu kamu akan mendapatkan banyak referensi baru. Plus, film-film Marvel menggunakan beragam referensi komik Marvel untuk diadaptasi ke dalam filmnya, yang menurut saya tentu akan menguntungkan kedua sisi.

 

Dari segi komik dulu deh. Tentu Marvel Comics akan mendapatkan pembaca baru, udah pasti tambah laku, nama Marvel Comics tentu akan semakin long lasting. Dari segi film, tentu dengan memasukkan referensi komik akan menambah perkembangan cerita filmnya, build up character tentu semakin menarik, pun demikian dengan referensi tampilan fisik dari karakter-karakter yang ada.

 

Sebenernya saya nggak setuju banget sama temen saya itu. Apalagi ketika bilang, "Never relate comic to movie. Different treatment." Treatment yang berbeda sih pasti, tapi tentu jangan pernah menghubungkan komik ke film itu yang buat saya dan mungkin sebagian besar fans Marvel lainnya, hatinya akan "gaduh". Karena memang tanpa komiknya, tentunya Marvel Cinematic Universe nggak bakalan ada.

 

Fans Marvel Cinematic Universe masih fans karbitan

Sub judul di atas mungkin bikin kamu mau ngomel layaknya netizen Indonesia yang... You know how they act rightI'm not a die hard fans of Marvel, but I like to read its comics, watch their animation, and play its games, jadi ya cukup banyak mengulik lah soal franchise pop culture paling berpengaruh di dunia ini. Meskipun awalnya lebih tertarik X-Men yang saya baca di era 1990-an, tapi sekarang lebih seneng mengulik Avengers sih.

 

Sejujurnya bukan cuma istilah fans Marvel Cinematic Universe itu fans Marvel karbitan muncul entah dari mana. Karena pada awal film Avengers keluar, tiba-tiba hampir banyak orang langsung ngefans dengan para karakternya dan seakan paling tahu soal mereka sampai sekarang, tanpa mengulik komiknya. Padahal ya, sekali lagi MCU muncul ya gara-gara ada komiknya.

 

Saya sendiri emang suka "gatal" melihat fans karbitan ini. Bagus sebenernya entry point-nya lewat film, tapi akan lebih baik kalau mengulik lebih dalam atau setidaknya baca-baca lah sedikit soal komik-komik Marvel. The more you know about its world, the more knowledge you got and your friends gonna see like a Wikipedia. Intinya sih kalau kamu baca-baca komiknya, pas nonton filmnya kepala kamu "nggak kosong-kosong banget" deh.

 

Bakal berguna banget buat kamu juga kok kalau kamu baca-baca komik Marvel. Karena karakter-karakternya emang banyak banget. Apalagi untuk mengenal lebih jauh soal latar belakang karakter-karakter yang akan muncul di layar lebar nantinya. 

 

I bet you don't know anything about Carol Denvers a.k.a. Captain Marvel before, right? Or why some fans so freak out while see Adam in Guardians of the Galaxy Vol.2? Or maybe why some fans first disagree with Iron Spider suit but then love its new suitBecause everything explained in the comics

 

Jadi ketika kamu baca komiknya tentu kamu akan lebih mengenal karakter-karakter yang akan muncul di dalam Marvel Cinematic Universe, baik yang ada di layar lebar maupun di layar kaca. If you said don't relate comic to moviethink twice. It's f**king related dude.

 

Baca artikel lengkapnya di tautan JoyPixel.id yang bisa kamu klik di sini guys!

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
34 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

Merchandise Naif
Merchandise Naif
IDR 160.000
IDR 135.000