Kami Tahu, Single Baru Jangar yang Terinspirasi dari Rakyat Bali

Rabu, 13 Februari 2019, Info Band

Setelah melepas Konstan pada pertengahan Desember 2018 lalu, Jangar, kuartet heavy rock asal Denpasar, Bali, pada belum lama ini resmi meluncurkan single terbaru berjudul Kami Tahu. Jika Konstan terinspirasi oleh salah satu sahabat mereka yang terlebih dahulu pergi dan memiliki andil besar dalam perjalanan musik Jangar, lagu Kami Tahu diciptakan oleh Gusten Keniten (vokal), Pasek Darmawaysya (drum), Dewa Adi (gitar), dan Raibio (bass) terinspirasi oleh penolakan reklamasi Teluk Benoa di Bali yang dilakukan oleh rakyat Bali.

 

"Rakyat Bali akhirnya bangkit bersatu memperjuangkan kawasan konservasi Teluk Benoa yang akan direklamasi dengan dalih revitalisasi. Begitu banyak hal-hal ajaib yang terjadi dalam upaya penguasa dan pemodal culas ini untuk memuluskan mega proyek reklamasi ini," ungkap Pasek dalam rilisan pers yang kami terima.

 

"Sayangnya pemikiran masyarakat Bali tidak sedangkal itu, kami jelas-jelas tahu apa yang mereka tuju. Hanya pundi-pundi mereka pribadi, tak ada hubungannya dengan kepentingan orang banyak," lanjutnya.

 

Pasek kemudian mengungkapkan bahwa akhirnya lagu Kami Tahu menjadi lebih besar maknanya dari penolakan reklamasi teluk Benoa.

 

Ia melanjutkan, "Kami Tahu adalah wujud kegelisahan Jangar dengan bentuk-bentuk pembodohan dan pembohongan yang dilakukan oleh pemodal culas yang bekerja sama dengan penguasa. Mereka menganggap masyarakat begitu bodohnya untuk percaya hal-hal sedemikian rupa."

 

 

Untuk saat ini, Kami Tahu dirilis dalam format video lirik yang sudah bisa disaksikan di akun YouTube Berita Angkasa. Dalam video lirik tersebut, Jangar berkolaborasi dengan sebuah organisasi gerakan lingkungan hidup terbesar di Indonesia, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), untuk menggunakan potongan-potongan video yang memperlihatkan eratnya rakyat Bali saat menolak reklamasi Teluk Benoa.

 

"Gerakan-gerakan tersebut yang coba kami tampilkan dalam video lirik Kami Tahu. Sesungguhnya kekuatan rakyat inilah yang menentukan arah negeri ini, bukan investor dan penguasa. Rakyat bersatu tak akan bisa dikalahkan!" tutur Pasek.

 

 

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
204 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000