lightcraft akan tampil di negeri Sakura dalam sebuah rangkaian tur

Senin, 04 Februari 2019, Info Band

Jakarta, 4 Februari 2019 –

 

Hanya kurang dari dua minggu sebelum perilisan album ketiga mereka “Us Is All”, lightcraft muncul dengan sebuah kejutan yang menggembirakan: unit anthemic indie rock asal Jakarta ini akan melangsungkan tur di Jepang untuk pertama kalinya dalam karir mereka. Band ini selalu memimpikan untuk bisa tampil di negeri Matahari Terbit, dan setelah secara seksama mempersiapkan segala hal dengan bantuan dari promotor Jepang asal Tokyo Japonicus dan band indie elektronik Jepang omni sight, lightcraft akan melakukan tur di sana dalam beberapa hari kedepan.

 

Ide untuk menyelenggarakan tur ini sendiri sebenarnya muncul setelah mereka mendapatkan undangan untuk tampil di festival Sakurazaka Asylum 2019 di Naha, Okinawa. Sakurazaka Asylum adalah sebuah festival musik dan seni yang diselenggarakan di area Sakurazaka yang berada di kota Naha, Okinawa. Festival ini dilangsungkan di tempat utama Sakurazaka Theater serta beberapa live house, kafe dan bar di sekitarnya.

 

Menampilkan berbagai band dan artis dari Jepang dan Asia, festival ini ditujukan untuk memperkenalkan beragam jenis musik di Okinawa dan menjadi sebuah wadah interaksi budaya, lahirnya inspirasi-inspirasi baru, dan untuk membangun hubungan antar pelaku seni. Para penampil dalam festival tahun ini diisi oleh nama-nama seperti duo indie-rock Korea Selatan Laybricks, UHNELLYS asal Tokyo, Harahells dari Okinawa, unit indie elektronik omni sight asal Kyoto, dan banyak nama lainnya. Sakurazaka Asylum juga melangsungkan sebuah konferensi musik bernama Trans Asia Music Market yang mendatangkan panelis-panelis dari industri musik dunia.

 

Edisi tahun ini akan menandakan kehadiran perdana lightcraft di Sakurazaka Asylum, menjadikan mereka band Indonesia pertama yang tampil di festival tersebut. “Pendiri festival ini menyaksikan penampilan lightcraft pertama kali saat di festival V-Rox di Vladivostok, Rusia sekitar dua tahun yang lalu.

 

Beliau mengutarakan betapa sukanya ia dengan penampilan kami. Ia lalu menyaksikan kami lagi saat tampil di Playtime Festival di Mongolia dan Zandari Festa di Korea Selatan tahun lalu. Setelah itu, ia kemudian mengundang kami untuk tampil di Sakurazaka Asylum. Ini sangat istimewa dan sesuatu yang membanggakan,” ujar vokalis Imam.

 

Imam juga dijadwalkan untuk mengisi bangku panelis pada Trans Asia Music Market edisi tahun ini. Sebuah kesempatan bertemu dengan promotor Jepang Japonicus dan band indie elektronik omni sight saat berada di Zandari Festa berujung pada pelaksanaan tur lightcraft di Jepang.

 

Tur Jepang perdana lightcraft ini pun mendapat dukungan yang sangat berarti dari lembaga pemerintah non-kementerian BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif). “Jepang adalah sebuah pasar yang sangat ingin kami jelajahi, namun kami belum pernah menemukan kesempatan dan orang yang tepat. Dengan adanya Sakurazaka Asylum, Japonicus, omni sight, dan dukungan dari BEKRAF, kami merasa semua kepingan yang diperlukan telah lengkap untuk berangkat ke sana. Ini adalah waktu yang tepat bagi kami untuk merealisasikan mimpi serta memperkenalkan brand musik kami di Jepang,” jelas gitaris Fari.

 

 

 

 

Jadwal lengkap lightcraft selama di Jepang: Sabtu, 9 Februari 2019 Sakurazaka Asylum 2019 (Naha, Okinawa) Lokasi: Sakurazaka Central Waktu: 7.30pm

 

Minggu, 10 Februari 2019 Sakurazaka Asylum 2019 (Naha, Okinawa) Lokasi: Sakurazaka Theater Hall B Waktu: 5pm Rabu,

 

13 Februari 2019 Shibuya, Tokyo Lokasi: Lush Pintu dibuka: 6pm Kamis,

 

14 Februari 2019 Shimokitazawa, Tokyo Lokasi: Basement Bar Pintu dibuka: 6.30pm Jumat,

 

15 Februari 2019 Kyoto Lokasi: UrBANGUILD Pintu dibuka: 7.30pm Sabtu,

 

16 Februari 2019 Osaka Lokasi: Hard Rain Pintu dibuka: 5.30pm

Nocturn

Nocturn

Salah satu owner infopensi yang punya motto : "Brutal tapi takwa"
182 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000