Music Curation Episode 1: Musisi Lokal Berpotensi Part 1

Jum'at, 17 April 2020, Artikel

 
 
Disclaimer: Saya Abi, kurator dari musik-musik yang ada di tulisan ini. Saya jurnalis musik
sekaligus penikmat musik, namun saya masih jauh dari julukan pengamat musik. Musik yang
saya kurasi memang hanya berdasarkan selera musik yang saya miliki, tapi anda boleh
dengarkan serta nilai sendiri karya musik yang saya kurasi ini, jika anda merasa tidak cocok
dengan musik yang sarankan bisa kalian abaikan, jika kalian cocok dengan musik yang saya
sarankan bisa kalian sebarkan.
 
Selamat membaca!
 
Industri musik Indonesia saat ini dapat dikategorikan cukup berkembang, banyak
sekali musik-musik berkualitas yang disajikan oleh para musisi Indonesia mau itu pemain
besar atau pemain kecil di industri musik Indonesia.
 
Pada tulisan ini, saya akan memberikan
nama-nama musisi tanah air serta karyanya yang memiliki potensi untuk bisa memiliki nama
yang besar pada industri musik Indonesia, diurutkan secara acak serta dipilih dari genre
musik yang juga beragam.
 
Oscar Lolang:
 
Anak dari Roy Lolang, seorang pelantun musik folks yang tumbuh berkembang
di kota Bandung. Pada masa SMA nya, ia sempat memiliki band dengan aliran metal, namun namanya justru cukup terdengar ke?ka menciptakan musik folks. Langkah awal yang ia
ambil adalah menciptakan musik lalu mendistribusikan karya-karyanya melalui platorm musik daring sehingga orang-orang dapat menikmati musik folks yang ia miliki.
Oscar sendiri memiliki ?mbre suara yang sangat khas, sehingga orang-orang bisa mencirikan
suaranya melalui lagu-lagu yang ia miliki. Lagu-lagu yang ia ciptakan memiliki lirik yang
sederhana namun kritis, dari situ saya dapat melihat bahwa Oscar adalah salah satu musisi
folks yang sangat berpotensi.
Lagunya yang harus kalian dengar: Eastern Man, Li(le Sunny Girl, I Breathe Fire.
 
Bilal Indrajaya:
 
Seorang musisi asal Bintaro yang dapat mencuri banyak hati para
perempuan, karena parasnya yang indah seindah lagu-lagu yang ia miliki. Musisi pop satu ini
dibesarkan oleh Net. Talent Management dan juga dengan bekal kemampuan bermusik
yang ia miliki. Kemampuan bermusik yang ia miliki ia dapatkan secara autodidak, walau
sempat mengikuti kursus bermusik sebentar, lalu ia putuskan untuk belajar sendiri.
Sebelum memutuskan untu berkarier solo, ia sempat memiliki grup band bernama Rhym
dan beberapa band lainnya saat masih bersekolah hingga kuliah.
Saat pertama kali mendengarkan karyanya, saya sempat mencicipi sedikit rasa dari grup band Dewa19,
ternyata memang ia sangat menggemari salah satu grup band legenda Indonesia tersebut.
Ia juga tumbuh besar mendengarkan tembang-tembang yang dibawakan oleh The Beatles.
Lagunya yang harus kalian dengar: Biar, Purnama, The Object Of My A0ection.
 
Mad Madmen:
 
Sebuah trio yang bisa dijadikan alternatif ketika ingin mendengarkan musik
Indonesia yang berbeda. Mereka menciptakan musik dengan mencampurkan beberapa 
elemen di dalamnya seper? funk, progressive rock, sedikit jazz, dan juga sedikit sentuhan
psikadelik, pencampuran yang berani dan tereksekusi dengan sangat baik.
Pendatang baru ini memang memiliki segmentasi pasar sendiri, bahkan Ariel dari Noah pada
konten Taste Test yang dimiliki oleh Sounds From The Corner mengatakan “dalam keadaan
yang tertentu, gue gabisa bilang sih keadan tertentunya apa, itu sih pas? seru banget sih
dengernya, mes? agak-agak di atas normal dikit deh,” jika anda paham apa yang saya
maksud dari ku?pan tersebut, mungkin anda dapat menikma? musik yang diciptakan oleh
Mad Madmen dengan kondisi di atas normal.
Lagunya yang harus kalian dengar: Mad Mad Woman, Cold Turkey, Funky Child.
 
Irama Pantai Selatan:
 
Dua pria yang membentuk Duo diiringi dengan orkestranya ini
mengatakan bahwa aliran yang mereka jalani dalam bermusik adalah aliran yang mereka
buat sendiri yaitu, Maritim Pop. Sederhananya, musik yang mereka bawakan memiliki
sedikit cita rasa keroncong dipadukan dengan nuansa pesisir laut.
 
Seperti namanya, musik yang mereka bawakan juga sangat mengambarkan pantai, menurut
saya musik mereka bisa didengar jika kalian merasakan rindu pada suasana pantai. Album
yang mereka produksi juga diproduseri oleh seorang dengan nama besar yaitu, Ricky
Virgana dari grup band White Shoes And The Couples Company.
Lagunya yang harus kalian dengar: Matahari Selatan, Jelita, Pulang.
 
Ben Utomo:
Salah satu rapper Indonesia yang dibesarkan dengan kultur Amerika Serikat, ia
sempat bersekolah di Los Angeles lalu pulang ke Indonesia untuk membuat skena rap di
tanah air. Ben merupakan inisiator dari Allday Music, sebuah gerakan musik rap newschool
Indonesia, ia berkerja sama dengan Eitaro Nonaka. Allday Music sendiri memproduksi
konten di kanal Youtube berupa Allday Radio, Jakarta Cypher, dan juga Beef Rap Ba'le.
Dalam konten Beef Rap Ba'le, Ben juga merangkul rapper Indonesia yang memiliki nama
besar di Indonesia lintas generasi seper? sang legenda Iwa K dari era 90an, lalu ada The Rap
Guru Saykoji dari era 2000an, dan Laze dari era baru skena rap Indonesia.
Ben menganggap dengan gerakan yang ia buat ia dapat memberikan sesuatu yang baru di
kultur rap Indonesia, namun ia memiliki pandangan yang berbeda dengan rapper veteran, Xhaqala.
 
Sempat terjadi juga peperangan di skena rap Indonesia, baku tembak Diss Track
juga saling dilontarkan untuk satu sama lain, namun tidak terlihat adanya pemenang dari
perang tersebut karena kedua belah pihak melakukan gencatan senjata begitu saja. Ben
terlihat percaya diri dalam menanggapi musuhnya, hal tersebut yang membuat saya yakin bahwa Ben suatu saat dapat memiliki nama yang lebih besar lagi di skena rap Indonesia.
 
Lagunya yang harus kalian dengar: My Thang, They Don’t Know, Bongkar.
Itu lah beberapa nama musisi lokal yang saya nilai memiliki potensi untuk lebih
berkembang di industri musik Indonesia.
 
Saya rasa cukup kurasi musik untuk kali ini, sampai
jumpa di artikel Potential Local Artist part 2 atau di artikel kurasi musik lainnya
Nocturn

Nocturn

Salah satu owner infopensi yang punya motto : "Brutal tapi takwa"
379 kali dibaca
Bagiin ke temen

Upcoming Event

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000