Perhatian, Netflix Itu Untuk 18 Tahun ke Atas & Harap Bijak!

Selasa, 14 Januari 2020, Artikel

Gatal rasanya melihat dan membaca artikel-artikel di sejumlah media nasional dan lokal saat memberitakan layanan streaming film dan series populer, Netflix. Rasanya jarang banget yang membahas soal si Netflix ini dalemannya kayak gimana. Kebanyakan media nasional dan lokal hanya membahas genre atau konten film dan serial Netflix yang beberapa di antaranya memang ditujukan untuk dewasa, karena mengandung unsur-unsur seperti Sex, Substance (Kekerasan), atau Language (Bahasa Kasar).

 

Perlu ditegaskan banget kalau Netflix ini ditujukan untuk konsumen berusia 18 tahun ke atas dan udah diatur dalam Terms & Condition-nya lo harus bijak dalam mengkonsumsi konten-konten ini. Termasuk kalau ada yang masih di bawah umur batas usia mau nonton juga, lo harus mengawasi dan harus membatasi konten apa yang dapat mereka tonton. Rulesnya bisa lo baca di bawah ini:

 

"4.1. You must be 18 years of age, or the age of majority in your province, territory or country, to become a member of the Netflix service. Minors may only use the service under the supervision of an adult."

 

Selain itu layanan ini emang sangat personal banget. Kayak yang dijelasin di bawah ini:

 

"4.2. The Netflix service and any content viewed through the service are for your personal and non-commercial use only and may not be shared with individuals beyond your household. During your Netflix membership we grant you a limited, non-exclusive, non-transferable right to access the Netflix service and view Netflix content. Except for the foregoing, no right, title or interest shall be transferred to you. You agree not to use the service for public performances."

 

(Untuk rules lainnya bisa lo klik link ini https://help.netflix.com/legal/termsofuse)

 

Sayang sekali banyak media yang mungkin luput dalam memberitakan soal siapa target marketnya Netflix? Bagaimana terms & condition mereka? Apakah ada Parental Control-nya? dan kalau ada bagaimana menggunakannya? Bisa diklik di sini nih https://help.netflix.com/en/node/264.

 

Udah jelas banget kalau target market Netflix ini untuk kalangan 18 tahun ke atas dan memiliki ekonomi status menengah ke atas. Karena dalam pembayarannya menggunakan kartu kredit dan jelas banget kalau mau pakai kartu kredit ada batasan usianya juga dan harus memiliki penghasilan juga. 

 

Sayangnya banyak media nasional dan lokal yang lagi-lagi miss soal hal tersebut. Jadinya mereka cuma ribut-ribut soal konten, terlalu memberi ruang soal opini orang-orang yang nggak ngerti soal bisnis dan malah meminta Netflix untuk diatur jam tayangnya (ini kocak sih) sampai seolah-olah meminta agar platform ini bisa dinikmati banyak kalangan. Nggak bisa gitu lah cara kerja bisnisnya. Mindsetnya juga salah. Dan lagi-lagi sayangnya, banyak yang tidak memberitakan soal bagaimana seharusnya orang tua atau yang lebih tua di keluarga mengatur dan membatasi tontonan di streaming service ini.

 

Jadi lah penonton yang bijak, bukan asal ceplos atau asal bilang "Ini platform blokir aja banyak LGBTQ-nya!", padahal mah mereka belum nonton dan nggak langganan. Jadi nggak tahu di dalemnya lo bisa pilah-pilih sendiri konten yang aman atau lo suka. Dan lo juga bisa awasin adek lo yang belum cukup umur lewat Parental Control tadi. Semuanya udah disiapin sama Netflixnya kok. Kitanya aja mungkin yang belum baca terms & conditionnya sampai habis.

 

Sekali lagi, jadi lah penonton yang bijak dan penonton yang cerdas!

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
679 kali dibaca
Bagiin ke temen

Upcoming Event

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000