Review Child's Play : Kalau Mau Nonton Silakan, Tapi Nggak Seru

Selasa, 09 Juli 2019, Review

Meskipun dibintangi oleh Mark Hamill Child’s Play 2019 nggak bisa menunjukkan seramnya film ini. Gore-nya sih cukup dapet lah ya, tapi nggak dengan tujuannya sebagai film horor thriller. Karena memang film ini biasa banget dan saya akan menjelaskannya kenapa di review Child’s Play 2019 ini. Kalau kamu nggak setuju setelah menonton filmnya, silakan komen aja lho nggak ada yang melarang.

 

Film ini bener-bener nggak ada tajinya, nggak ada serem-seremnya, jumpscare-nya aja buat saya hanya mempan satu kali mengagetkannya. Sisanya nggak ada serem-seremnya, apalagi Chucky yang suaranya diisi oleh pengisi suara Joker di Batman Animated Series dan juga bintang Star Wars, Mark Hamill, tampil kurang cadas!
 

Entah mungkin karena desain Chucky yang baru ini nggak banget juga kali ya. Plus memang kurang sadis dan kurang agresif aja buat saya selama menonton film ini kurang lebih satu jam lewat dikit lah. Beneran lho filmnya kurang lama. Tapi cukup lah.

 

Padahal saya udah suka dengan adaptasi zamannya dan nggak semistis film pendahulunya. Jadi anak-anak jaman sekarang bisa relate lah dengan film ini. Mengingat di film ini buat saya cukup tersindir lah anak-anak kekinian terutama millennial. Tapi serius, Orion Pictures selaku rumah produksi patut diapresiasi terkait adaptasi jamannya.

 

Saya juga tercuri perhatiannya dengan bagaimana Chucky yang tadinya boneka baik bisa berubah jadi boneka jahat. Ah ya, by the way di sini Chucky bener-bener berbeda ya, meskipun secara looks kurang lebih agak mirip. Tapi dari latar belakangnya, bahannya, bagaimana dia bisa jadi boneka jahat itu dikemas dengan gaya baru. Kadang menyesuaikan remake dengan jamannya itu keputusan tepat. Asalkan didukung dengan pendukung-pendukung lainnya yang juga tepat.

PEMERAN ANDY NGGAK “NENDANG”

Ya, kamu nggak salah baca sub judul kok. Saya melihat Gabriel Bateman atau pemeran Andy acting-nya nggak “nendang” sama sekali. Oke lah dia bisa menangis, tapi menurut saya nggak bisa total deh. Kenapa saya bisa bilang demikian dan terkesan nggak respect kerja kerasnya di film ini? Ya, kalau kamu nonton sendiri pasti akan gregetan sama si Andy.

 

Beneran deh, entah memang si Gabrielnya yang aktingnya kurang total atau sutradaranya yang nggak bisa membuat para aktornya tampil all out, membuat saya jadi nggak enjoy menonton filmnya. Salah satunya ialah kala Andy merasa kesal. Kesalnya itu bener-bener nggak berasa, kalau pun kesal marah-marah juga teriaknya nggak all out, pun dengan perasaan menyesalnya dia. Bener-bener nggak berasa kalau dia lagi menyesal.

 

Ah ya, kala mencoba berkelahi pun juga menurut saya masih kurang oke lah, meskipun sepertinya juga udah tampil maksimal juga sih sebenernya. Tapi tetep aja buat saya Gabriel kurang “nendang” memerankan Andy. Pun sama halnya dengan Aubrey Plaza, pemeran Karen Barclay atau ibu Andy. menurut saya jadi pekerja yang cuek atau cewek yang lagi disandera dan panik sih dapet, tapi kurang kala memerankan peran sang ibu.

 

Sejujurnya sih, Andy di sini bisa dibilang jadi biang keladi kenapa film ini nggak nendang. Sekali lagi, entah itu karena memang aktornya yang kurang oke atau memang sutradaranya yang nggak mampu membuat para aktor dan aktrisnya all out.

 

Baca review lengkapnya di JoyPixel.id yang bisa diklik di sini ya!

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
34 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000