Review Jurassic World Fallen Kingdom - Cukup Worth Lah...

Selasa, 12 Juni 2018, Artikel

Kisah para dinosaurus di Isla Nublar masih terus berlanjut sejak gong trilogi baru Jurassic Park dibunyikan lewat Jurrasic World pada 2015 lalu. Film yang menceritakan tentang taman bermain baru setelah event Jurassic Park selesai kini melanjutkan melankolia mereka di Jurassic World Fallen Kingdom tentang benar-tidaknya campur tangan manusia dalam alam dan mengangkat kembali terornya dalam versi yang lebih menegangkan.

 

Lewat Jurassic World Fallen Kingdom, sekali lagi dunia dihadapkan pada momen krusial dengan dinosaurus. Isla Nubar memang udah ditinggalkan manusia, tapi para dinosaurus yang masih di sana pun nggak bisa dibilang hidup dengan aman. Pasalnya gunung berapi yang udah lama tidur kembali aktif dan mengancam kelangsungan hidup mereka.

 

Sementara di sebrang sana, parlemen Amerika sibuk memutuskan apakah mereka bakal mengevakuasi para dinosaurus atau membiarkan mereka terlantar. Namun Dr. Ian Malcolm (Jeff Goldblum ), jagoan kita dari Jurrasic Park memberikan argumentasi kalau mereka memang harus punah, sementara sang manager taman Claire Dearing (Blyce Dallas Howard ) membentuk LSM Dinosaur Protection Group untuk membela hak kehidupan mereka.

 

Sayangnya, keputusan senat bulat mengatakan kalau para dinosaurus harus memenuhi kodrat mereka untuk punah sekali lagi.

 

Keputusan sutradara sebelumnya, Colin Trevorrow untuk meninggalkan kursi sutradara dan menjabat sebagai penulis naskah patut diacungi jempol. Walaupun Stephen Spielberg selaku produser eksekutif sudah bahagia dengannya, Tervorrow memiliki visi lebih jauh untuk Jurassic World yang dikatakannya memiliki banyak potensi. Maka tak pelak saat J.A Bayona didapuk sebagai sutradara untuk sekuel ini, Jurrasic World serasa mendapat mood baru dalam franschise mereka.

 

 

Memiliki pengalaman di film horor The Orphenage, Bayona pun ciamik memasukkan bumbu-bumbu seram ke dalam setiap adegan Jurrasic World Fallen Kingdom. Meski demikian, hal tersebut nggak membuatnya jadi suguhan utama, sebab timeline udah dikunci rapat oleh Trevorrow melalui naskah yang rapi. Alhasil, cerita khas Jurassic World pun masih terjaga, tapi dengan ketegangan ala film-film thriller.

 

Baca review lengkapnya di tautan JoyPixel.id yang bisa kamu klik di sini guys!

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
177 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

Merchandise Naif
Merchandise Naif
IDR 160.000
IDR 135.000