Review Toy Story 4: Generasi 1990-an Bakal Happy Campur Sedih

Senin, 24 Juni 2019, Review

Ketika menonton film Toy Story 4, memori saya lompat ke masa-masa pertama saya menonton film Toy Story pertama di tahun 1995, tepatnya saat TK. Gimana nggak lompat coba, karena memang film ini semacam memiliki ikatan batin dengan saya dan selalu meninggalkan kesan yang baik. Meskipun saya berharap film ketiganya betul-betul jadi yang terakhir, tapi tampaknya bakal ada the next Toy Story movie in the near future. Maybe…

 
Karena film ini bisa dibilang memiliki ujung cerita yang bisa dibilang menggantung, setelah menyajikan petualangan yang cukup bikin deg-degan. Bukan sekedar aksi yang ciamik dari seorang koboi kesayangan kita semua, Woody (Tom Hanks) tapi juga kekonyolan Buzz Lightyear (Tim Allen) bakal mengaduk-aduk kita sepanjang film.

 

Aksi dari Bo Peep (Annie Potts) juga berhasil mencuri perhatian kita semua, karena untuk sekali lagi karakter yang jadi cem-cemannya Woody ini muncul dan bisa dibilang kali ini bikin Woody baper banget. Yah, namanya juga mainan yang punya perasaan.

 

Kehadiran ketiga karakter tersebut di film Toy Story 4 ini menurut saya memang seharusnya terjadi setelah Toy Story 2. Nggak bisa dibilang telat juga sebenernya, meskipun juga nggak bisa dibilang momen yang pas. But it’s okay lah. Kehadiran mereka, terutama Bo Peep betul-betul membawa saya kembali menjadi anak-anak. Ketika ia muncul lagi di trailer dan kemudian menyaksikannya di layar lebar Cinema XXI Kota Kasablanka pada Rabu (19/6), seakan masa kecil saya kembali.

 

Ya, menonton Toy Story bisa se-happy itu!

 

Kita tahu kalau Woody adalah karakter utama dan mainan kesayangan Andy yang kini menjadi mainan milik Bonnie, serta memiliki sifat yang sangat penolong dan setia kepada sahabat-sahabatnya. Sejujurnya di film ini, Woody memang sukses bikin saya sebal karena sifat penolongnya itu. Kenapa memangnya?

 

Ya bisa dibilang sebal saja karena Woody ketika gagal menolong temannya atau sekedar gagal tidak dapat memenuhi keinginannya dan teman-temannya meninggalkannya, dia masih bersikeras untuk melakukan keinginannya itu. Tapi ya itu berarti Tom Hanks dan sutradara Josh Cooley berhasil membangun karakter ini dengan kuat sekali.

 

Pun demikian dengan Buzz yang semakin konyol dan membuat kita terpingkal karena ulah recehnya. Nggak lupa juga karakter baru yang bikin kita ngakak, Forky (Tony Hale), mainan baru buatan Bonnie di sekolah yang berlaku kocak. Tingkahnya yang menyulitkan Woody dan kawan-kawan di film ini bukan cuma membuat para mainan Bonnie ini mengalami petualangan seperti roller coaster, tapi juga membuat para karakternya dewasa.

 

Terutama Woody. Di film ini kita akan melihat bahwa ia benar-benar jadi karakter yang berani berkorban untuk teman-temannya, meskipun nyawanya terancam!

 

Dari beberapa karakter baru yang muncul di Toy Story 4, selain Forky yang jenaka dan sukses menjadi biang keladi petualangan para mainan kali ini, adalah Duke Caboom (Keanu Reeves) yang juga turut mencuri perhatian kita selama menonton film ini di dalam bioskop.

 

Duke adalah karakter mainan yang menggunakan motor untuk atraksi. Ya dia adalah mainan atraksi, makanya dia banyak gaya dan mampu melakukan banyak pose norak untuk membuat kita tertawa. Menariknya adalah Keanu Reeves lah yang mengisi suaranya dan seakan berhasil membuat karakter ini nyantol di kepala kita.

 

Pasalnya image dari Keanu jadi sosok yang sangar dan sadir jadi karakter yang norak itu benar-benar mengejutkan. Ya, memang internet boy satu ini lagi naik daun banget dan ia membuktikan kalau dia bisa menjadi karakter siapa saja, termasuk mainan yang norak!

 

Review selengkapnya bisa kamu baca di joypixel.id ya guys!

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
186 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000