Shandya dan Linimasa

Kamis, 24 September 2020, Info Band

Setelah merilis dua single berjudul “Linimasa Kini” dan “Before Asleep”, Shandya (duo asal Pangkalpinang) akhirnya merilis mini album bertajuk “Linimasa”. Mini album ini memuat empat lagu yang menceritakan tentang keterikatan manusia dengan waktu, bahwasannya manusia tidak bisa lepas dari memori di masa lalu, masa sekarang dan masa mendatang.

Jika mendengarkan runut mini album perdana Shandya, kita akan disambut dengan lagu “Linimasa Kini” yang sangat relevan dengan kondisi hari ini yaitu tentang kebiasaan yang terus kita adaptasi dari perkembangan teknologi seiring berjalannya waktu. Lagu kedua disambut dengan “Kincir Imaji” untuk menghadirkan kembali momen dan mimpi-mimpi kita yang begitu bebas di masa kecil. Lagu ketiga diisi dengan “Kala Luang” seakan mengajak untuk menyisihkan waktu bagi diri sendiri, menenangkan dan mengistirahatkan diri dari kesibukan serta rutinitas yang ada. Mini album ini ditutup dengan lagu “Before Asleep”, yang mengingatkan kita untuk menghargai setiap momen bersama orang-orang di sekeliling kita agar tidak merasa sendiri dan sepi.

Dikemas dalam balutan musik akustik, flute dan instrumen-instrumen tambahan seperti glockenspeil, bell, pianika, marakas, dan terompet membantu membangun nuansa memperkuat cerita masa kecil dan suasana perjalanan liburan di setiap lagunya.

“Manusia tak dapat terlepas dari rotasi waktu yang setiap detiknya membentuk kepingan-kepingan memori, mini album “Linimasa” membawa memori dari masa lalu dan yang seringkali terjadi saat ini. Semoga lewat “Linimasa”, kita dapat semakin menghargai momen-momen kecil dalam hidup kita.”, ujar Isty Ulfartha, gitaris dan vokalis Shandya. Mini album “Linimasa” ini sudah bisa dinikmati di seluruh layanan streaming musik digital pada tanggal 25 September 2020.

Shandya diambil dari Bahasa India yaitu “senja” dan memiliki arti “cahaya” dalam Bahasa Sansekerta. Berasal dari Kepulauan Bangka-Belitung, Isty Ulfartha (vocal, gitar) dan Ezra Prayoga (flute) bertemu di taman tengah kota Pangkalpinang tahun 2018. Mereka kerap kali berdiskusi dan membangun kegiatan komunitas di kota mereka sebelum kemudian akhirnya hijrah dan menetap di Pamulang, Tangerang Selatan.

--

Judul Mini album

Linimasa

Lirik, Lagu & Musik oleh

Shandya

Produser

Isty Ulfartha, Ezra Prayoga

Direkam di

Studio Masak Suara di Jakarta

Mixing dan Mastering oleh

Rhesa Aditya

Instagram

@shandya.official

Email

Official.shandya@gmail.com

Booking Contact

Isty Ulfartha

085927991299

Media Relations

Isty Ulfartha

085927991299

Coutinho

Coutinho

Pemain Liverpool yang berbahagia di akhir pekan
76 kali dibaca
Bagiin ke temen

Upcoming Event

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000