Terima Kasih, Souljah!

Minggu, 09 April 2017, Review

Suatu hari di penghujung 2011, kami dipercaya membantu acara pensi yang kami almamateri. Dengan berbekal pengetahuan beberapa genre band yang dulu pernah kami lihat langsung, entah itu pensi ataupun konser besar kami coba menawarkan dengan membuat daftar demi daftar. Salah duanya adalah Souljah dan Tipex, yang ternyata memang satu management dibawah Off Beat Records. Sebelum sampai ke mereka, kami hanya bermodal google unuk mencari informasi, sempat kami salah, kami malah menghubungi management dan label sebelumnya yang sudah tidak bertanggung jawab. Jangankan kenal personilnya, nomer managernya ataupun orang dekatnya, kami tidak ada yang kenal ataupun, cuma nekat saja teman kami waktu itu, bocah ingusan yang masih takut dan ragu berhubungan dengan band-band yang dulu kami tonton.

Beberapa bulan sebelum lahir Info Pensi, kami diajak bertemu dengan Reinhart dan Dipta dari Off Beat Records yang sekarang sudah menjadi Bahaya Records, kami masih ingat sebuah meja di Area 51 PIM yang disesaki remaja-remaja Ibu Kota menjadi saksi dan busur panah kami hingga saat ini. Yah, siang itu kami mempunyai mimpi-mimpi baru, mimpi bisa membawa band-band keren ke pensi-pensi, mimpi bisa menjadi gudang informasi dan data agar bisa digunakan dengan bijak dan benar. Kami pada saat itu hanyalah new kids on the block di tengah ramainya jalan, 2 jumput rumput kering di padang Savana Merbabu yang siap terbakar, lalu menjadi abu dan hilang tertiup angin.

Pertemuan pertama kami dengan Souljah tidak berbuah manis, sekitar Februari 2012 venue yang digunakan untuk Souljah tampil diguyur hujan lebat yang tidak memungkinkan Souljah untuk bermain, yah karena venue yang dipakai adalah Amphiteater Teraskota, venue outdoor tanpa ada panggung atap. Alhasil, jadwal harus diundur kembali dan akhirnya pada kesempatan kedua baru Souljah bisa tampil benar-benar di Amphiteater Teraskota, tapi dengan penuhnya penonton saat itu kami sempat tidak diberi izin lagi untuk membuat acara disana, harga mahal yang harus kami bayar, berat, tapi mesin vespaku harus tetap mengeluarkan asap pekat.

Tidak terasa kemarin Souljah sudah berumur 19 Tahun, yang berarti kira-kira sudah kurang lebih 5 Tahun sejak pertemuan pertama kami sebagai 2 orang pelaku seni pertunjukan. Mungkin sudah banyak pensi-pensi yang kami isi untuk berjalan bersama, sesi sesi curhat dan gossip di belakang panggung sampai naik gunung menghiasi perjalanan kami, bahwa bagi kami Souljah bukan hanya sekedar band, Souljah adalah sebuah tinta sejarah perjalanan bagi kami. Jika hari itu kami tidak bertemu, mungkin kami sudah menjadi bankir di sebuah bank, dengan teman analisis kredit dan debet, kertas dan kalkulator. Hari-hari kedepan mungkin akan semakin sulit, halangan, rintangan, omongan di sisi jalan, cacian di belakang akan berlipat-lipat yang cepat lambat akan kita temui, yang menjadi doa kami di 19 Tahun kalian adalah semoga kalian bisa terus bertahan, mengapa bertahan?yap karena kami adalah pemuja Cattenacio, pertahanan adalah penyerangan yang paling efektif. Sekali lagi selamat ulang tahun Souljah! Rayakanlah! Bahagialah!

 

Semoga Dewi Fortuna dan Dewi Sri selalu bersama kita

 

With Love

Nocturn & Coutinho

Coutinho

Coutinho

Pemain Liverpool yang berbahagia di akhir pekan
655 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

T-Shirt Murder Miles Throat
T-Shirt Murder Miles Throat
IDR 160.000
IDR 135.000