Yang Dinantikan Tiba, Primavera, Album Perdana Vira Talisa

Jum'at, 01 Maret 2019, Info Band

Buat kamu yang memang udah menunggu kapan Vira Talisa punya album, di hari yang baik ini, Jum'at (1/3) akhirnya dara kelahiran 9 Agustus 1993 ini memperkenalkan album perdananya bernama Primavera. Kamu pun udah bisa mendengarkannya di berbagai layanan music streaming kesayangan kamu.

 

Secara harfiah, kata ‘Primavera’ diambil dari bahasa Italia yang berarti musim semi. Salah satu musim, yang menurut Vira cocok untuk dianalogikan sebagai awal harapan baru yang tumbuh seperti bunga yang mulai mekar setelah musim dingin berkepanjangan. Nuansa positif dan bercahaya yang ditawarkan oleh kehangatan musim semi menjadi alasan di balik penjudulan album penuh pertamanya.

 

“Dari awal saya mulai menggarap album ini, saya bilang ke Dityo [Radityo Bramantyo -red], produsernya, saya mau bikin album yang cerah, dari segi musik maupun pesan lewat liriknya,” terang Vira soal albumnya dalam rilisan pers yang kami terima.

 

“Entah ilham atau gimana, beberapa minggu setelah obrolan itu, kata ‘Primavera’ ini lewat di kepala. Kebetulan ada lagunya Bruno Nicolai yang judulnya itu dan Saya suka banget,” tambahnya.

 

Bagi Vira, Primavera adalah perlambang hari yang baru. Hari yang dipenuhi harapan dan mimpi setelah ‘tertidur’ lama di musim dingin. Berisikan delapan track lagu yang spesial dan sangat berwarna. Album yang proses pengerjaannya dimulai sejak Oktober 2017 itu mengajak kamu menikmati perjalanan menuju hari baru.

 

Di album ini, kamu dapat mendengarkan beragam genre yang berpadu satu. Mulai dari lagu hitsnya Janji Wibawa yang nuansa pop-nya sangat kental, Primavera dengan samba Indonesiana-nya sampai For The Time Being yang terinspirasi pop ‘60s ala Beach Boys, serta Matahari dengan sentuhan beat waltz-nya.

 

“Masing-masing lagu itu, punya warna sendiri. Jadi harus didengerin satu-satu untuk merasakan albumnya secara utuh,” ujar Vira lagi.

 

Berbeda dengan EP pertamanya yang rilis pada Desember 2016, di album Primavera, Vira menjajal kemampuannya merangkai lirik berbahasa Indonesia. Gadis yang piawai memainkan piano dan gitar ini mengaku lebih nyaman menggunakan bahasa Indonesia yang fleksibel ketimbang bahasa Inggris.

 

“Bahasa Inggris emang enak untuk story telling, tapi kosa katanya kurang banyak,” jelas musisi yang pernah menyabet penghargaan Best New Comer di ajang Anugerah Musik Indonesia 2016 ini.

 

Vira berharap, album ini akan mampu menemani pendengar musik dalam menikmati hidup mereka.

 

“Saya pengennya yang dengerin musik ini bakal senang tanpa alasan. Se-simple itu. Lalu saat mereka dengerin liriknya, mereka bisa menemukan harapan, motivasi dan rasa syukur yang saya selipkan di tiap lagu,” tandas dara yang menciptakan sendiri karya-karyanya tersebut.

Satria Perdana

Satria Perdana

Hobinya motret mainan, bergaul dengan sejumlah musisi, suka juga mereview film di joypixel.id.
182 kali dibaca
Bagiin ke temen

Merchandise

IDR 160.000
IDR 135.000