Adaptasi ke Konser Daring, Perlukah?

Rabu, 10 Juni 2020, Review

Adanya pandemi virus Corona membuat semua kehidupan di muka bumi ini berubah drastis. Kita semua seolah-olah dipaksakan untuk beradaptasi menghadapi ‘new normal’. Tanpa terkecuali dalam industri event musik di Indonesia.

Selama pandemi virus Corona, setidaknya sampai hari ini tercatat sudah lebih dari 5 musisi Tanah Air yang telah berhasil menggelar konser online. Mulai dari duo musisi senior Indonesia, Indra Lesmana dan Dewa Budjana yang menggelar konser musik bertajuk Mostly Jazz Live Online sampai Ardhito Pramono pada tanggal 8 Juni kemarin berhasil menggelar From His Backyard Online #HappyConcert bersama Ben & Ben dan Benjamin King. Melihat situasi seperti sekarang, akankah ada pergeseran panggung konser ke dunia maya?

Memang belum ada yang bisa memastikan industri event musik di Indonesia akan berjalan seperti apa kedepannya. Untuk sementara waktu, konser online merupakan jalan alternatif yang bisa ditempuh bagi para musisi agar tetap eksis serta tetap berinteraksi kepada para fans. Hanya saja masih ada beberapa kendala untuk mengoptimalkannya.

Di Indonesia sendiri nampaknya para penonton konser offline belum terbiasa dengan adanya konser online. Sebab, yang menjadi permasalahan penonton yang biasanya sing a long sampai membuat cirle pit tidak bisa merasakan keceriaan itu jika hanya berada di dalam kamar masing-masing. Suasana itulah yang tak dapat digantikan ketika menonton konser online.

Daya beli masyarakat yang berbeda-beda serta kebiasaan penonton Indonesia yang mau menonton konser secara cuma-cuma juga turut menyulitkan para promotor atau musisi untuk mengembangkan karyanya.

Selanjutnya, keluhan terhadap koneksi internet juga turut menjadi perhatian besar. Berdasarkan data Speedtest Global Index (per April 2020) Indonesia berada di peringkat 113 dunia untuk kategori mobile broadband (smartphone dan modem) dengan kecepatan download sebesar 14,02 Mbps dan upload sebesar 8,92 Mbps. Kemudian di kategori fixed broadband (kabel), Indonesia baru menempati posisi 116 dengan kecepatan download dan upload masing-masing sebesar 19,15 Mbps dan 10,58 Mbps.

Semua hal itu merupakan pekerjaan rumah bagi semua elemen di industri event musik guna menyiasati situasi dan kondisi selama pandemi.

 

Ditulis oleh Fahri Ramadhan

 

 

Coutinho

Coutinho

Pemain Liverpool yang berbahagia di akhir pekan
491 kali dibaca
Bagiin ke temen