Siasat Baru Nonton Konser di Era Pandemi

Kamis, 25 Juni 2020, Review

Tidak adanya kejelasan kapan pandemi virus Corona akan berakhir, membuat semua pihak di industri festival musik harus memutar otak guna menyiasati situasi ini. Konser musik selalu datang dengan kerumunan penonton yang padat. Rentan sekali menimbulkan penularan virus secara massif. Dengan ini, stabilitas ekonomi para pelaku di industri festival musik terganggu, baik itu musisi ataupun promotor event.

Adaptasi para musisi dan promotor dalam berkreasi di tengah pandemi sangat diperlukan. Apalagi penonton yang gemar datang ke konser musik sudah haus akan hiburan. Ada banyak opsi yang bisa diambil oleh para musisi dan promotor untuk beradaptasi menciptakan konser di era ‘new normal’. Kami merangkum setidaknya ada tiga opsi yang bisa diambil oleh para musisi dan promotor untuk menciptakan sebuah konser saat ini.

Konser Virtual

Salah satu adaptasi yang bisa dilakukan adalah membuat konser secara virtual. Konser virtual seringkali bersamaan dengan mengumpulkan donasi untuk membantu siapapun. Sampai saat ini sudah banyak pihak yang menyelanggarakan konser secara virtual. Sebagai contoh Mostly Jazz Live Online: Indra Lesmana dan Dewa Budjana yang diadakan 30 April 2020 lalu, ada juga konser musik virtual #dirumahaja dari Narasi TV yang dilakukan untuk menggalang donasi.

Drive-in Konser

Salah satu alternatif ini bisa dibilang gebrakan baru bagi industri festival musik. Berlian Entertainment selaku promotor berencana membuat Drive-in Konser ini setelah pelonggaran PSBB. Rencana ini disambut dengan antusias oleh publik. Nantinya konser ini akan digelar dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan anjuran pemerintah.

Konser Offline dengan Aturan Tidak Dianjurkan Berdiri

Belum lama ini, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Bapak Terawan Agus Putranto menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dengan Nomor HK.01.07./MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian COVID-19. Ada beberapa poin isi keputusan yang tertulis di halaman 61 yang mengatur protokol tersebut. Poin ketiga ditulis tidak dianjurkan untuk menyelenggarakan event dengan model pengunjung/penonton berdiri (tidak disediakan tempat duduk) seperti kelas festival dikarenakan sulit menerapkan prinsip jaga jarak.

Namun, setelah keputusan itu dikeluarkan belum ada musisi atau promotor yang mengadakan konser secara offline.

Fahri Ramadhan

Fahri Ramadhan

Anak baru dengan jiwa lama.
475 kali dibaca
Bagiin ke temen

Upcoming Event