Waktu Indonesia Berdansa, Etalase Baru Festival Musik Indonesia

Senin, 25 Juli 2022, Review

Sejak mulai menggiat kembali festival musik tahun ini, banyak sekali promotor-promotor baru yang membuat festival musik dengan berbagai konsep acara, ada yang sukses dan ada pula yang gagal. Salah satu promotor baru yang sukses hadir tahun ini adalah San Bejo Project, yang menghadirkan sebuah festival musik bertajuk Waktu Indonesia Berdansa. Promotor yang diisi pemuda dan pemudi dari Ibu Kota, yang haus akan pengalaman dan memiliki berbagai impian.

Bertempat di Parkir Stadion Akuatik yang berada di kawan GBK Senayan, Waktu Indonesia Berdansa sukses mencuri perhatian ribuan penonton yang sedari Sabtu siang kemarin sudah memadati gerbang area. Lewat nama-nama besar yang mengisi acara seperti Ardhito Pramono, D'Masiv, Vierratale, Rizky Febian, Feel Koplo, sampai Tulus ditambah line up tambahan yang diumumkan mendekati hari Waktu Indoensia Berdansa, ada Grup Musik dari negeri jiran, Masdo, yang memang mulai mendapat perhatian di Indonesia.

Waktu Indonesia Berdansa dimulai saat Ardhito Pramono naik keatas panggung, hujan ditambah angin menemani sepanjang penampilannya, namun para teman berdansa tetap berdiri di depan panggung saking antusias dengan penampilan Ardhito Pramono, wajar saja karena Ardhito Pramono juga baru saja meluncurkan album terbarunya beberapa saat sebelum Waktu Indonesia Berdansa. Selepeas Ardhito Pramono, giliran D'Masiv yang ambil alih panggung berdansa, lewat lagu-lagu hits mereka D'Masiv sukses menghipnotis ribuan pengunjung yang hadir. Sebelum jeda Maghrib ada Masdo yang menjadi guest star "dadakan" di Waktu Indonesia Berdansa, mereka jauh-jauh dari Malaysia dan mendapat sambutan yang hangat oleh teman berdansa, lewat hentakan rock n roll, sukses membuat para penonton berjoget dan bergembira.

Cuaca sudah mulai terlihat cerah setelah Maghrib, waktunya untuk bernostalgia bersama Vierratale, nostalgia ke satu dekade belakang, bersama "Seandainya", "Perih" sampai "Jadi yang kuinginkan" membuat Parkir Akuatik dipenuhi oleh teriakan-teriakan selayaknya ritual pelepas keresahan. Yang salah satu Info Pensi suka dari Waktu Indoenesia Berdansa adalah manajemen waktu yang sangat baik dari para panitia, jadi kita semua yang hadir tidak perlu menunggu terlalu lama untuk setiap artis yang akan tampil.

Setelah Isya hadir Rizky Febian, lewat karya-karya andalannya Rizky Febian tidak henti-hentinya menyuguhkan aksi panggung yang menawan, lewat "Kesempurnaan Cinta" sampai "Cuek", Iky terlihat meikmati setiap detik di atas panggung berdansa. Satu sebelum terakhir, hadir salah satu solois ternama tanah air, ada Tulus yang memang menjadi primadona Waktu Indonesia Berdansa, wajar saja karena Album Manusia dari Tulus sangat mendapat perhatian para penikmat musik tanah air, segala puja dan puji diberikan untuk Waktu Indonesia Berdansa yang menghadirkan Tulus, parkiran Stadion Akuatik disulap menjadi tempat paduan suara massal malam itu, ribuan pengunjung yang hadir seakan-akan memaksimalkan perjumpaan bersama Tulus, merekam setiap momen yang terjadi di Waktu Indonesia Berdansa. Puncak acara Waktu Indonesia Berdansa ditutup oleh Feel Koplo, yang memang tidak asing lagi dalam hal "pendinginan" akhir acara, lewat aksi panggungnya, mereka menutup Waktu Indonesia Berdansa dengan meriah.

Info Pensi mengucapkan selamat untuk Waktu Indonesia Berdansa atas kemeriahan dan ketertiban acara Sabtu kemarin, terima kasih juga untuk kesempatan kerjasama eksklusifnya, semoga masih bisa bekerjasama kembali di acara-acara selanjutnya. Untuk ribuan pengunjung yang hadir kemarin, dari basah, lalu kering, basah lagi kemudian kering lagi, KALIAN KEREN

 

Foto-foto di Waktu Indonesia Berdansa, hasil jepretan @fikrinternal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mbaww

Mbaww

Bukan Kunto Aji
246 kali dibaca
Bagiin ke temen